Software pada Game ini yang Paling terburuk yang Pernah Ada!

Membuat sebuah game memang bukanlah sebuah hal yang sangat mudah. Para developer butuh banyak waktu, butuh banyak tenaga, hingga materi akan dikeluarkan lalu yang dibutuhkan oleh pihak developer dalam membuahkan sebuah hasil imajinasi mereka. Meskipun begitu, hal ini bukan berarti bahwa kalian perlu menutup mata kalian dalam menyampaikan apa yang memang seharusnya dan juga pantas untuk kalian utarakan. Baik itu mengenai kualitas yang ada pada game tersebut atau hasil karya yang mereka buat itu tergolong baik maupun Buruk kalian bisa sampaikan hal tersebut menggunakan bahasa yang sopan.

Cukup mudah sebenarnya untuk kalian memuji kumpulan game-game  yang menurut kalian itu memang bagus dan juga indah. Sedangkan untuk game-game yang terlihat sangat buruk, kalian justru akan bisa jauh lebih bersemangat lagi untuk kalian menyayat-nyayat keberadaan karya yang seperti sampah tersebut. Mengingat bahwa untuk mengagumi keindahan yang ada merupakan hal yang terlalu sering kalian lestarikan ketimbang sebaliknya, mungkin tidak ada salahnya jika pada kesempatan kali ini, kami akan mencoba untuk meroasting kumpulan game-game yang tidak bagus yang sebaiknya jangan pernah kalian mainkan seumur hidup kalian.

 

The Quiet Man

The Quiet Man adalah game terbitan Square Enix yang pada awalnya memang menyimpan sebuah premis yang cukup menarik untuk dimainkan. Yang dimana ia seolah sedang ingin memainkan suatu bumbu drama yang emosional melalui aksi seorang insan yang protagonis yang tuna rungu. 

THE QUIET MAN™ on Steam

Akan tetapi, cara yang dilakukan oleh pihak dari developer dalam mengemas game ini sangatlah buruk. Mereka memadukan unsur FMV dan juga menggabungkan gaya gameplay brawl ala Yakuza yang sangat kaku secara game ini tanpa suara/mute (sekarang ini sudah diupdate) nampak bukanlah suatu bentuk yang memiliki kombinasi yang baik untuk game The Quiet Man. Belum lagi ditambah dengan adanya eksekusi teknis di segala aspeknya yang amat terlihat sangat bermasalah seperti layaknya sebuah proyek game yang masih belum jadi tetapi sudah harus diluncurkan.

Sehingga, pada game ini sangatlah jelas kalau game ini masih sangat kurang sekali dalam menghadirkan sebuah imersi serta esensi yang ingin disampaikan oleh game tersebut. Bahkan pihak publisher saja sampai mengakuinya kalau game ini sebenarnya masih banyak yang harus diperbaiki dan masih belum siap untuk diluncurkan.

 

Left Alive

Game yang satu ini membawa kebesaran nama dari setting dunia Front Mission sempat menjadi daya tarik yang ada pada game itu tersendiri bagi kemunculan game Left Alive. Namun, Sebagai sebuah game yang dipasarkan dengan harga sekitar US$60 penuh oleh Square Enix (kalau dirupiahkan itu sekitar Rp 825 ribu), jika orang yang membeli game ini bisa jadi mimpi buruk yang akan terus menghantui hidup kalian karena harga yang terlampau mahal tetapi kualitas yang ada pada game tersebut malah kurang bagus. Selain masalah pada optimisasi yang benar-benar hancur lebur jika di platform PC, grafis yang ditawarkan pada game Left Alive lebih pantas jika diimplementasikan untuk PS3 ataupun untuk Xbox 360 ketimbang di hardware generasi zaman sekarang ini.

LEFT ALIVE™ on Steam

Lalu ada beragam mekanisme yang gameplaynya sendiri pun juga dipoles dengan cara yang sangat buruk. Baik itu dimulai dari Animasi untuk pergerakan karakter yang ada pada game tersebut yang sangat jauh dari kata layak, hingga memiliki konsep stealthnya yang kadang bisa saja membuat kepala kalian ini akan pusing setiap saat akan siap melengkapi penderitaan kalian dalam memainkan game yang satu ini.

Namun setidaknya untuk para pecinta game World of Tanks, left Alive ini yang sangat kebetulan memiliki kontribusi yang cukup nyata dalam mengiklankan game free to play tersebut.

 

Haze 

Konsol pada PS3 boleh dikatakan bahwa PS3 itu sempat menjadi satu kenangan yang tidak ingin Sony ingat lagi di industri game. Hampir sedikit sekali game-game yang eksklusif yang bisa mereka produksi dengan kualitas sangat memuaskan pada saat itu dibandingkan dengan Xbox 360 yang ironisnya game tersebut jauh lebih superior. Haze sendiri adalah salah satu contoh yang utama dari bentuk keinferioran konsol PS3 pada kala itu. Untungnya, game yang bergenre FPS ini tidak dibuat secara langsung oleh Sony, melainkan game tersebut dibuat oleh pihak Ubisoft bersamaan dengan Free Radical Design selaku seorang developer dari game tersebut. Hal ini sempat digembar-gemborkan sebagai salah satu game yang sudah siap untuk meruntuhkan dominasi franchise HALO, sangat disayangkan hal tersebut justru malah menjadi sebuah lelucon yang cukup memilukan dari para fanboy Xbox.

Haze (video game) - Wikipedia

Dimulai dari grafisnya yang terlihat seperti game yang ada di PS2 sekali untuk game yang keluaran pada tahun 2008, semua aspek yang ada di game tersebut dibawakan oleh game ini benar-benar sangat generik. Story campaignnya hanya bisa ditamatkan oleh para pemainnya dalam waktu sekitar 3 setengah jam saja tidak lebih. Keseluruhan yang ada pada isi plotnya juga menyimpan sebuah kesan yang buruk walaupun game ini hadir dengan memiliki sebuah Konsep cerita dari pengkhianatan dan juga propaganda obat doping yang sebenarnya hal ini cukup potensial. Game Play yang ini sendiri pun boleh dikatakan bahwa sangatlah casual, terutama jika melalui tingkat kecerdasan AI yang cukup buruk, lalu belum lagi jika ditambah dari betapa overpowernya jika kalian dalam menghadapi musuh yang ada di game itu  semua.

 

Aliens : Colonial Marines

Game tersebut sempat hadir dengan memiliki sinematik trailer yang sangat mengagumkan dan juga sangat menegangkan pada tahun 2013 silam. Game Aliens: Colonial Marines pada kenyataan nya sudah menjadi salah satu game yang tentang alien yang merusak wibawa dari keberadaan alien yang ada pada game Xenomorph itu sendiri. Sebagai makhluk asing yang seharusnya dikenal juga sangat asing nan berbahaya bagi semua makhluk yang ada di bumi ini, Sega dan Gearbox Software selaku developer dari game tersebut justru malah menggambarkan karakter yang ada pada alien mereka seperti layaknya seorang musuh figuran yang justru malah sebaliknya.

In Memoriam - Aliens: Colonial Marines | Game Hype

Disebut sebagai figuran karena jika kalian memainkannya kalian akan menghadapi para musuh yang berbentuk manusia yang sangat ironisnya manusia ini justru jauh lebih mengancam yang ada di game ini dan alien hanya sebatasnya saja biasa saja tidak akan mengancam kalian sama sekali. Selain dari konsep utama yang ada pada gamenya yang sudah serba salah ini jika dimainkan, game Aliens: Colonial Marines juga dikenal memiliki sebuah grafis yang benar-benar berada di bawah standar yang ada pada game tersebut dan juga memiliki desain yang berada di level yang terlampau tidak menarik sama sekali lewat formulanya yang terlalu mudah untuk ditebak oleh para pemain sehingga game tersebut tidak ada kejutan nya lagi dan juga tidak membuat orang greget jika memainkan game tersebut karena sudah terbaca sejak awal seperti apa kedepannya. Keburukan yang ada di game tersebut tentu juga terasa tidak lengkap bila disertai dengan kualitas pada AI alien game ini yang tidak bagus sama sekali dalam menyerang musuh yang ada pada game tersebut.